Menu

Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

Nikmati Hari Dengan 10 Lagu Pembangkit Mood



Penyiar radio, MC dan presenter televisi Olivia Fendry, kini bergabung dalam keluarga besar Syle Factor! Wanita berambut indah ini akan mengulas tip seputar fashion, kecantikan dan musik di Style Factor video dan blog.

Saya mencintai musik sejak bayi. Dulu, mama saya cukup menyetel suara radio atau kaset agar saya terlelap. Semua genre, dari pop, R&B, Soul, Hip-hop, Jazz, Alternative, Rock, Rip-hop, Electronic, hingga dance bersahabat di telinga saya.Tapi bila ditanya era musik favorit, 90-an adalah jawabnya. Alasan pertama, saya dibesarkan di era tersebut, dan tak bisa dipungkiri karya musisi di era 90-an baik dengan format band, boyband, atau pun grup vokal semuanya mudah dinikmati dan tak lekang oleh waktu, dengan harmonisasi suara serta dentuman ritme drum yang khas.

Walaupun pada akhirnya saya tak mahir menyanyi, tapi musik selalu menjadi bagian dari keseharian, bahkan menuntun saya memantapkan langkah berkarir sebagai penyiar radio. Siaran di radio sangat menyenangkan. Selain seperti punya teman maya, saya senang menjadi orang yang bisa mempengaruhi mood pendengar lewat lagu yang diputar. 

Saya percaya akan kekuatan lirik dan aransemen sebuah lagu. Untuk menciptakan mood melankolis, tipe lagu balada bisa menjadi pilihan, atau menaikkan mood lesu menjadi ceria lagu dengan musik yang ‘kaya’ adalah jawabnya. Dari semua kamus musik yang saya punyai sejak berkarir sebagai penyiar radio, saya punya 10 lagu andalan untuk dinikmati:

1. Lagu jatuh cinta: I Call It Love – Lionel Richie
Seperti cinta, bagi saya musik juga merupakan bahasa universal. Keduanya ditakdirkan untuk saling melengkapi. Saat jatuh cinta, lagu yang ingin didengar orang biasanya liriknya seputar jatuh cinta. Di telinga saya, lagu ini paling manis membawa pesan moral bahwa kita tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta. Ketika sudah terkena panah cinta, semua rasa yang aneh tetapi nyata itu adalah cinta, dan kita akan melakukan apa saja untuk mempertahankan rasa itu. Indah bukan?

2. Lagu saat sedang mendambakan cinta: Falling in love at a coffee shop - Landon Pigg
Mungkin karena terlalu banyak terdoktrin oleh film Hollywood, adegan di mana sepasang manusia yang secara takdir dipertemukan tak sengaja lalu jatuh cinta pada pandangan pertama. Setiap kali mendengarkan lagu romantis dari Landon Pigg ini saya kadang berkhayal ingin bisa merasakan hal serupa. Jatuh cinta seperti di dalam film. 

3. Lagu agar berpikir positif: Something Special – Colbie Caillat 
Setiap orang pasti pernah merasa tak percaya diri, ragu akan kemampuan diri sendiri, dan takut gagal. Nah di saat sedang tenggelam oleh kecemasan dan pikiran negatif tersebut, saya menjadikan lagu ini mantra untuk menyingkirkan energi negatif yang ada dengan menanamkan pikiran positif bahwa setiap orang punya kemampuan spesial.

4. Lagu pemompa semangat di pagi hari: You Make My Dreams – Hall & Oates
Mendengarkan lagu ini di pagi hari paling pas untuk membantu mengumpulkan semangat dan mood yang baik, supaya hari di awali dengan ceria.

5. Lagu Penenang saat terjebak macet: Syalala – Soulvibe
Di saat terjebak macetnya jalanan ibukota, daripada menghabiskan energi untuk kesal, saya lebih memilih untuk mendengarkan lagu ini. Aransemen musik yang seru dan singable membuat saya bernyanyi-nyanyi di dalam mobil dan mengacuhkan kemacetan.

6. Lagu untuk menggoyang lantai disko : Baby I’m Yours – Breakbot featuring Irfane
Tanpa ragu lagu ini akan membuat saya langsung menggerakan badan ketika mendengarnya, oleh karena itu saya nobatkan lagu ini menjadi dance song untuk saya.

7. Lagu ketika cinta tak bisa bersatu: Pretty Wings – Maxwell
Pernah di satu keadaan dimana anda merasa bertemu orang yang tepat tetapi waktunya tidak tepat untuk kalian menjalin hubungan? Lagu ini menggambarkan keadaan itu dengan akurat, dan dibalut dengan aransemen dan vokal Maxwell yang seksi membuat lagu ini tetap manis walaupun berujung sedih.

8. Lagu saat patah hati: He Won’t Go – Adele
Saya lebih memilih lagu ini ketimbang someone like you karena lagu ini menggambarkan seseorang yang masih menolak untuk move on, karena sakit hatinya masih belum sembuh.

9. Lagu penyemangat diri: Miss Independent – Ne Yo
Menurut saya lagu ini menggambarkan bahwa tidak semua pria terintimidasi dengan kemandirian wanita, bahkan ada pria yang mencintai seorang wanita karena kemandiriannya.

10. Lagu unik saat santai : Settle Down – Kimbra
Penyanyi baru asal New Zealand memiliki keunikan dalam gaya maupun musiknya. Cerita lagu ini sebenarnya pasti keinginan terpendam setiap wanita, tetapi dibawakan dengan aransemen musik yang quirky menjadikan lagu ini bukan sekedar cheesy song.

Sabtu, 17 November 2012

BIOGRAPHY KOTAK

Berawal dari ajang Dream Band tahun 2004 silam, Kotak lahir dibidani salah seorang personel Kahitna, Doddy, yang bertindak sebagai produser. Saat itu, Doddy melakukan audisi untuk membentuk format band baru di Indonesia yang terdiri atas drummer, gitaris, bassist, dan vokalis. 

Audisi tersebut cukup mendapatkan respons dari musisi remaja yang ingin mencoba peruntungannya di industri musik. Sebanyak 400 orang vokalis, 170 bassist, ratusan gitaris, dan ratusan drummer menjejali tempat audisi. Setelah melakukan audisi dengan mempertimbangkan berbagai format penilaian, terpilihlah 2 vokalis, 2 bassist, 3 gitaris, dan 2 drummer. Musisi muda terpilih itu kemudian diramu lagi menjadi dua band yaitu Kotak yang personelnya empat orang dan "Lima" yang personelnya lima orang. 

Nama Kotak memiliki arti empat sisi dan empat sudut yang bersatu menjadi bangunan kotak. Hal itu menggambarkan tentang empat orang yang berbeda tetapi bersatu dalam satu wadah musik. 

Formasi band Kotak saat itu bukan seperti yang ada sekarang. Formasi grup band Kotak pertama kali diisi oleh Cella (gitar), Ices (bas), Pare (vokal), dan Posan (drum). Mereka kemudian merilis album pertama berjudul "Kotak". 

Pada tahun 2007, Ices dan Pare ternyata memutuskan keluar dari band. Posisi yang kosong kemudian digantikan oleh Tantri pada vokal dan Chua pada bas. Mereka kemudian merilis album keduanya berjudul "Kotak Kedua" pada tahun 2009. 

Menurut Tantri, dirinya sempat canggung ketika pertama bergabung dalam band ini. "Karakter vokal Pare sudah melekat di Kotak, aku sempat bingung mau nerusin karakter Pare atau sendiri saja. Tetapi, setelah sering main bareng dan latihan, aku mutusin untuk pakai karakter sendiri," katanya. 

Ternyata formasi band baru di album kedua tersebut membawa kesuksesan bagi band Kotak untuk lebih berkibar di industri musik Indonesia. Tidak hanya ring back tone (RBT) yang sudah terjual satu juta. Performa mereka yang memukau di panggung membuat Kotak laris mendapatkan tawaran tur ke berbagai daerah di Indonesia. 

Tidak hanya di bidang penjualan, berbagai trofi pun berhasil diraih grup band ini di berbagai ajang penghargaan musik. Pada Anugerah Musik Indonesia ke-12, mereka meraih penghargaan untuk kategori Solo/Duo/Grup Rock Terbaik. Album mereka "Kotak Kedua" juga diganjar penghargaan kategori Album Rock Terbaik. 

Mereka juga sukses menyabet kategori Grup/Duo Pendatang Baru Terbaik versi Anugerah Planet Musik (APM) 2009. Terakhir MTV Indonesia Awards menobatkan mereka sebagai Most Favourite Breakhtrought Artist 2009. 

Meskipun sukses berada di posisi saat ini, personel Kotak berharap bahwa hal itu belum merupakan puncak dari perjalanan mereka. Masih banyak mimpi yang ingin mereka raih untuk tetap eksis di industri musik. Setidaknya mereka kini telah melewati loncatan pertama mereka dari dream band menuju real band.

Selasa, 13 November 2012

Muse


Latar belakang
Asal Teignmouth, Devon, Inggris
Tahun aktif 1994 – sekarang
Situs resmi MUSE.mu
Anggota

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaituMatthew Bellamy (vokal, gitar, piano, keytar), Chris Wolstenholme (bass, backing vokal, keyboard, gitar) dan Dominic Howard (drum, perkusi). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.

Muse telah merilis lima album rekaman, dimulai dengan Showbiz (1999), Origin of Symmetry (2001), Absolution (2003), Black Holes & Revelations(2006) dan The Resistance (2009). Muse juga merilis 3 album live Hullabaloo Soundtrack (2002), Absolution Tour (2005) dan HAARP (2008).

Sepanjang kariernya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 9 NME Awards, 2 Brit Awards serta yang terbaru pada tahun 2011 adalah memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Rock Album (The Resistance) serta Ivor Novello Awards untuk kategori International Achievement.

Anggota Muse bermain selama mereka tinggal di Teignmouth Community College pada awal 1990-an, namun pembentukan Muse dimulai ketika Bellamy berhasil mengikuti audisi untuk gitaris di band Dominic Howard. Mereka meminta Chris Wolstenholme - yang bermain drum pada saat itu - untuk belajar bermain bass untuk band, Wolstenholme setuju dan mengambil pelajaran itu, sementara Bellamy harus menjadi penyanyi dan penulis lagu untuk band.[2][3]

Nama band pertama Bellamy dan Howard adalah Gothic Plague, Fixed Penalty, dan setelah itu Rocket Baby Dolls,[4] dengan gaya Gothik untuk bersaing dalam petarungan antar band. Tidak lama setelah itu, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth [5][6][7] Nama "Muse" itu terinspirasi oleh guru seni Matthew Bellamy yang menyebutkan kata "Muses". Bellamy kemudian mencarinya di kamus dan memutuskan untuk memendekkannya menjadi "Muse". Ini juga digunakan karena pendek dan mereka merasa terlihat bagus di poster.
[sunting]1998-2000: E.P. dan Showbiz

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilikperusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. Muse yang menggunakan label Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karier mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998.[8] Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse,Showbiz.[7]

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.
[sunting]2001-2002: Origin of Symmetry dan Hullabaloo Soundtrack

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunanarpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti "Space Dementia" memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini.[9] Terdapat pula daur ulang dari lagu "Feeling Good", yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.

Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima."[10] Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih 'gila' dari Thom Yorke, vokalis Radiohead.[11] Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta Muse untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).

Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zénith di Paris, Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi sisi-B dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Single sisi-A ganda juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu Dead Star dan In Your World.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.
[sunting]2003-2005: Absolution
Matthew Bellamy saat tampil di Festival Glastonbury tahun 2004.

Album ke-3 mereka Absolution (diproduksi oleh Rich Costey) diluncurkan pada tahun 2003 dan debutnya nomor satu di Inggris. [12] Album ini menghasilkan single pertama yang memasuki sepuluh top hits mereka "Time Is Running Out" dan kemudian dua puluh top hits: "Hysteria", "Sing For Absolution" dan "Butterflies And Hurricanes". Muse kemudian melakukan tur internasional pertama mereka. Ini terus dilakukan sekitar satu tahun dengan Muse mengunjungi Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, dan Perancis. Sementara itu, band ini merilis enam single ("Stockholm Syndrome", "Time Is Running Out", "Hysteria", "Sing For Absolution", "Butterflies And Hurricanes" dan "Apocalypse Please"). Di AS dari tur 2004 mulai tidak menyenangkan karena Bellamy melukai dirinya sendiri di panggung selama pertunjukan pembukaan di Atlanta.[13] Tur dilanjutkan setelah beberapa jahitan dan beberapa hari istirahat.

Band ini juga tampil di Festival Glastonbury pada bulan Juni 2004. Setelah festival, band ini menggambarkan konser ini sebagai "konser terbaik dalam hidup kita".[14][15] Namun, ayah drummer Dominic Howard, William Howard, yang berada di festival untuk menonton band, meninggal karena serangan jantung setelah band tampil. Single Butterflies & Hurricanes didedikasikan untuk ayah Howard. Muse kemudian melanjutkan tur mereka. Mereka memenangkan dua penghargaan MTV Eropa, termasuk "Best Alternative Act" dan Q Award untuk "Best Live Act".[16] Muse juga menerima penghargaan sebagai "Best Live Act" pada BRIT Awards tahun 2005. Muse kehilangan dua kali untuk penghargaan Best British Band dari NME, pada tahun 2004 dan 2005. Pada bulan Juli 2005, Muse berpartisipasi dalam konser Live 8 di Paris.[17]
Matthew saat di Curiosa Festival, Randalls Island, New York .

Tahun 2003 band menuntut Nestlé, yang menggunakan cover Nina Simone "Feeling Good" pada sebuah iklan untuk Nescafé tanpa izin band. Mereka menyumbangkan uang kompensasi yang didapat dari Nestle sebesar 500.000 poundsterling untuk Oxfam, sebuah yayasan nirlaba yang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan.

Mereka juga mempunyai DVD yang dirilis oleh band pada 12 Desember 2005, disebut Absolution Tour. Rilis resmi berisi editan Festival Glastonbury 2004 dan sebelumnya cuplikan dari London Earls Court, Wembley Arena, dan Teater Wiltern di Los Angeles. Dua lagu, "Endlessly" dan "Thoughts Of A Dying Atheist", sebagai trek tersembunyi pada DVD yang diambil dari Wembley Arena. Hanya lagu dari Absolution yang tidak muncul di DVD live adalah "Falling Away With You", yang belum pernah dilakukan live sampai saat ini.[18] Absolution mendapatkan sertifikat Emas di AS.[19]
[sunting]2006-2008: Black Hole & Revelations dan HAARP
Muse memainkan lagu "Starlight" di Reading and Leeds Festivals tanggal 28 August 2006

Pada tahun 2006, Muse merilis album keempat mereka, Black Holes & Revelations, diproduksi oleh Muse dan Rich Costey. Judul dan tema album adalah hasil dari daya tarik band dengan fiksi ilmiah dan kemarahan politik.[20][21] Album ini mencapai No 1 di Inggris, sebagian besar Eropa, dan Australia. Ini juga sukses di Amerika Serikat, mencapai nomor sembilan di chart album Billboard 200.[22] Sebelum merilis album baru, band ini membuat pertunjukan live, yang sempat terhenti ketika sedang merekam, membuat sejumlah penampilan promosi dimulai pada tanggal 13 Mei 2006 di BBC Radio 1's Big Weekend. Tour Black Holes & Revelations dimulai tepat sebelum mereka merilis album dan awalnya kebanyakan terdiri dari penampilan festival, terutama slot headline di Festival Reading dan Leeds pada bulan Agustus 2006.[23] Jadwal tur utama band dimulai dengan tur di Amerika Utara dari akhir Juli awal Agustus 2006. Setelah terakhir dari festival musim panas, tur Eropa dimulai, termasuk tur arena besar Inggris.[24] Black Holes & Revelations dinominasikan untuk Mercury Music Prize 2006, namun kalah dari Arctic Monkeys.[25] Album itu, memperoleh Penghargaan Platinum Eropa setelah menjual satu juta kopi di benua itu.[26]Pada bulan Agustus 2006, Muse mencatat sesi live di Abbey Road Studios untuk Live from Abbey Road.

Single pertama dari album, "Supermassive Black Hole", dirilis sebagai download pada Mei 2006. Hal ini kemudian diikuti oleh rilis umum sebagai satu bulan berikutnya, semua menjelang rilis album utama. Single kedua, "Starlight", dirilis pada bulan September 2006. "Knights Of Cydonia" dirilis di Amerika Serikat pada bulan Juni 2006 dan di Inggris pada November 2006. "Knights of Cydonia" terpilih nomor 1 di polling musik terbesar di dunia Radio Australia Triple J Hottest 100 untuk tahun 2007 dan 18 di Triple J's Hottest 100 dari All Time pada tahun 2009. Single keempat dari album, "Invincible", kemudian dirilis pada bulan April 2007. Satu lagi single, "Map Of The Problematique", dirilis untuk download digital hanya pada bulan Juni 2007, saat band tampil di Wembley.[27]
Muse saat tampil di Gelora Bung Karno, Jakarta tanggal 23 Februari 2007

Band ini banyak menghabiskan bulan November dan Desember 2006 untuk tur Eropa dengan Noisettes band Inggris sebagai pendukung. Tur dilanjutkan di Australia, Selandia Baru, dan Asia Tenggara pada awal tahun 2007 dan sempat konser di Indonesia pada tanggal 23 Februari 2007 sebelum kembali ke Inggris. Mungkin penampilan mereka terbesar sampai saat ini adalah dua pertunjukan di Stadion Wembley yang baru dibangun kembali pada tanggal 16 dan 17 Juni 2007. Kedua konser Wembley direkam untuk sebuah DVD/CD berjudul HAARP, yang dirilis pada 17 Maret 2008[28] in the UK and 1 April 2008[29] di Amerika Serikat. Tur berlanjut di Eropa pada bulan Juli 2007 sebelum kembali ke Amerika Serikat pada bulan Agustus di mana tiket mereka terjual habis saat mereka bermain di Madison Square Garden, New York. Mereka. mendapatkan tempat pada malam kedua dari Austin City Limits Music Festival pada tanggal 15 September 2007, setelah The White Stripes batal tampil. Tidak lama setelah itu, mereka juga tampil di Vegoose Oktober 2007 di Las Vegas bersama band-band seperti Rage Against the Machine, Daft Punk, dan Queens of the Stone Age. Muse melanjutkan tur di Eropa Timur, Rusia, dan Skandinavia sebelum pindah ke Australia dan Selandia Baru. Muse memainkan pertunjukan terakhir mereka dari tur Black Hole and Revelations sebagai temanya di KROQ Almost Acoustic Natal.

Sejumlah penampilan live juga ada pada tahun 2008. Pada bulan Maret, mereka bermain konser di Dubai, Johannesburg, dan Cape Town.[30] Pada tanggal 12 April. Mereka memainkan satu kali konser di Royal Albert Hall dan Teenage Cancer Trust. Muse hadir di Rock in Rio Lisboa pada tanggal 6 Juni, bersama band lainnya seperti Kaiser Chiefs, The Offspring dan Linkin Park.[31] Band juga tampil di sebuah acara baru di Marlay Park, Dublin pada tanggal 13 Agustus dan telah diatur untuk bermain di sebuah pertunjukan di Belfast pada 14 Agustus. Namun, Belfast dicoret menurut The Telegraph Belfast.[32] Mereka juga mengisyaratkan kemungkinan akan tur atau konser di Amerika Selatan.[33]

Pada tanggal 25 September 2008, Bellamy, Howard dan Wolstenholme menerima gelar Honorary Doctorate of Arts dari Universitas Plymouth atas kontribusi mereka terhadap musik.[34][35]
[sunting]2009-2011: The Resistance

Album kelima Muse The Resistance ini dirilis pada bulan September 2009. Ini adalah album Muse pertama yang dihasilkan sendiri oleh band.[36] Saat rilis, album ini menduduki puncak tangga album di 19 negara, menjadi band nomor album yang ketiga di nomor Inggris,[37] dan mencapai 3 di Billboard 200.[38] Kritik kebanyakan positif mengenai album ini, dengan banyak pujian ditujukan kepada ambisi, pengaruh musik klasik dan tiga belas menit, tiga bagian "Exogenesis: Symphony".[39] Ini juga mengalahkan album sebelumnya Black Holes & Revelations dalam penjualan album relatif dalam minggu debut di Inggris dengan sekitar 148.000 eksemplar terjual. Single pertama "Uprising" dirilis tujuh hari sebelumnya dan telah memenangkan banyak penghargaan.[40]
Muse di Melbourne, Australia, 2010

Tur The Resistance dimulai dengan A Seaside Rendezvous di Teignmouth, Devon pada bulan September 2009 dan termasuk headlining Coachella Festival di bulan April 2010. Ini juga termasuk dua pertunjukan di Stadion Wembley pada bulan September 2010. Band ini juga mendukung U2 untuk 360 ° Tour. Dalam "Breakfast with Muse Concert" KROQ, Muse ditanya berapa lama mereka akan tur. Mereka mengatakan, "Kami mungkin akan menjalani tur sampai akhir tahun depan. Kami akan melakukan tur U2 dan Eropa dan ke Australia dan Asia dan kembali untuk sebuah tur AS yang luas. Hal ini akan benar-benar Tur terpanjang AS kami sampai saat ini. Dimulai pada sekitar akhir Februari atau Maret".[41]

Pada bulan Januari 2010, Muse ikut festival Big Day Out di berbagai tempat di Australia dan Selandia Baru dimulai dengan Auckland sampai dengan Perth.[42] Muse ikut Coachella pada hari Sabtu 17 April.[43] Muse juga ikut Festival Glastonbury 2010 bersama dengan Gorillaz dan Stevie Wonder[44][45] serta festival Oxegen pada tahun 2010 bersama Arcade Fire dan Eminem.[46] Pada tanggal 7 Mei 2010, diumumkan bahwa Muse memberikan sebuah lagu untuk soundtrack film ketiga The Twilight Saga: Eclipse yaitu "Neutron Star Collision (Love Is Forever)" dirilis pada tanggal 17 Mei.[47]
Muse memainkan lagu Plug In Baby di Acer Arena Sydney, Australia tanggal 9 Desember 2010

Pada tahun 2010, Muse dalam sebuah jajak pendapat oleh majalah musik NME untuk daur ulang mereka dari lagu Nina Simone "Feeling Good" sebagai lagu daur ulang terbaik sepanjang masa. Lebih dari 15.000 orang memberikan suara.[48]

Pada tanggal 12 September 2010, Muse memenangkan MTV Video Music Awards dalam kategori Best Special Effects, untuk "Uprising".[49] Pada tanggal 21 November, Muse membawa pulang penghargaan American Music Award untuk kategori Favorite Alternative Artist.[50] Pada tanggal 2 Desember, diumumkan bahwa Muse telah dinominasikan untuk tiga penghargaan untuk 53 Grammy Awards: Best Rock Performance By a Duo or Group with Vocals - ("Resistance"); Best Rock Song - ("Resistance"), and Best Rock Album: (The Resistance).[51] Berdasarkan airplay dan penjualan terbesar di AS, singel Muse untuk tahun 2010 dengan "Uprising", "Resistance" dan "Undisclosed Desires" mencapai 1, 6 dan ke-49 di chart akhir tahun.[52][53] Pada Grammy Awards ke-53 pada 13 Februari 2011, Muse memenangkan Grammy Award untuk Best Rock Album untuk The Resistance.[54] dan Ivor Novello Awards untuk International Achievement.

Muse menjadi headline di Festival Reading dan Leeds pada bulan Agustus 2011 untuk merayakan ulang tahun kesepuluh dari album kedua merekaOrigin of Symmetry, band ini menampilkan semua sebelas lagu dari atas ke bawah selama set mereka.[55] Muse juga menjadi headlineLollapalooza di Chicago Grant Park pada Agustus 2011.[56]
[sunting]2011-sekarang: The 2nd Law

Muse masuk studio untuk mulai merekam album baru di bulan September 2011. Wolstenholme mengatakan kepada BBC Radio 1: "September dan Oktober, saat itulah kita akan masuk ke studio untuk mulai menulis album baru."[57] Dalam sebuah wawancara dengan Billboard pada 18 Oktober 2011, manajer band Anthony Addis mengungkapkan bahwa Muse sudah mulai merekam album keenam mereka di London dan bahwa ia diharapkan akan dirilis pada Oktober 2012.[58]

Dalam wawancara dengan Kerrang! pada tanggal 14 Desember 2011, Wolstenholme menyatakan bahwa album Muse berikutnya akan menjadi "sesuatu yang sangat berbeda" dari album mereka sebelumnya. Dia juga mengatakan bahwa rasanya band seperti "menggambar sebuah garis di bawah masa-masa emas karir kami terdahulu."[59] Hal itu terungkap melalui Tom Kirk di akun Twitter-nya bahwa komposer David Campbell yang telah bekerja sama dengan Radiohead, Paul McCartney, Beck dan Adele sedang membantu Matthew Bellamy menulis album.[60] Dalam sebuah wawancara di edisi 2012 April dari NME, Bellamy mengatakan bahwa band memasukkan unsur musik elektronika, dengan pengaruh berasal dari duo French house Justice dan grupelectronic rock Does It Offend You, Yeah?, serta masuknya pemain brass. Bellamy juga mengkonfirmasi tanggal rilis di musim gugur tahun 2012 untuk album dalam wawancara.[61] Pada tanggal 6 Juni 2012, Muse merilis sebuah trailer untuk album berikutnya, The 2nd Law, dengan hitungan mundur di website band menunjukkan tanggal rilis 17 September.[62] Trailer menunjukkan The 2nd Law akan bergerak ke arah dubstep, yang disambut dengan reaksi beragam dari para penggemar.[63][64] Pada tanggal 7 Juni 2012, Muse mengumumkan tur Arena Eropa; leg pertama The 2nd Law Tour. Leg termasuk tanggal di Perancis, Spanyol dan Inggris serta negara-negara lain.[65] Lagu Muse terbaru, "Survival", adalah lagu resmi untuk Olimpiade London 2012.[66] Pemutaran perdana di BBC Radio 1 pada tanggal 27 Juni bersama dengan prelude.[67]

Personel band
Matthew Bellamy – lead vokal, gitar, keytar, piano, kibor
Chris Wolstenholme – bass, backing vokal, harmonika, kibor
Dominic Howard – drum, perkusi, synthesizer, backing vokalPersonel tambahan
Morgan Nicholls – kibor, perkusi, synthesizer, backing vokal, bass, rhythm guitar ("United States of Eurasia") (2004, 2006-sekarang)
Alessandro Cortini – kibor (menggantikan Nicholls sementara) (2009)
Dan "the Trumpet Man" Newell – trompet (di lagu Knights Of Cydonia dan City of Delusion) (2006 - 2007)

Album studio
Showbiz (1999)
Absolution (2003)
The 2nd Law (2012)

Matt Bellamy Takut Melihat Istrinya Melahirkan



Oleh: Valentinus Gilang Kurniawan

YangMuda.COM, Jakarta - Vokalis sekaligus frontman dari grup band Muse, Matt Bellamy mengatakan bahwa dirinya sangat ketakutan saat melihat istrinya melahirkan anak pertama.

Mengutip berita dari digitalspy, Selasa (11/9), Bellamy mengungkapkan bahwa ia merasa tidak siap melihat persalinan tunangannnya, Kate Hudson untuk melahirkan anak pertama bernama Bingham.

Ia mengatakan, "Aku tak mengerti mengapa tak ada seorang pun yang meperingatkanku tentang betapa mengerikannya hal tersebut. Ketka kepala bayi tersebut muncul, hal tersebut makin membuatku takut."

Penyanyi bernama lengkap Matthew James Bellamy itu juga mengakui saat pertama kali membawa anaknya pulang ke rumah dirinya merasa takut tidak dapat bertanggung jawab sebagai orangtua. Namun ia mengatakan bahwa dirinya cepat belajar tenatng apa yang harus dilakukan.

"Aku harus mempelajari cara memasang popok. Butuh waktu beberapa saat agar aku bisa terbiasa dengan hal ini. Awalnya aku merasa takut karena aku tak mempercayai apa yang sedang terjadi. Anda seperti berada di sebuah gelembung udara diaman segalanya terasa sangat jauh sekali," ucap Bellamy.

Pria berusia 34 itu juga megaku bahwa tak ada yang membuatnya lebih bahagia dalam hidupnya daripada menajdi seorang ayah.

Ia menambahkan, "Aku bertemu dengan Kate dan jatuh cinta dengannya. Namu hal terbaik yang pernah terjadi di dalam diriku adalah menjadi seorang ayah. Menjadi seorang ayah merubah diriku dalam memandang dunia dan diri sendiri. tak ada yang lebih meyenangkan daripada memiliki seorang bayi, hal ini meruapakan kebahagiaan. Aku sangat senang dengan semua hal yang terjadi padaku." [mor]

Rabu, 15 Agustus 2012

Selasa, 16 November 2010

Opensuse



Halo semua... w pengen berbagi cerita nih tentang band w, namanya opensuse.. lho apa artinya.. kata temen gw sih namanya itu diambil dari operating sistem (os) komputer, yah betul kata orang berilah nama sebaik - baiknya. Ribet juga ya kalo ngurusin nama band, langsung aja w kenalin personel2nya. Luki pada vokal , ilham pada drum, gw (rian) pada guitar melodi, ade pada gitar ritem, adhan pada bass, dan andre pada gitar3 . Personelnya berubah berubah sih, kadang formasi 442 atau 443 lho kok jadi sepakbola y?? whateverlah. Kami semua suka bawain lagu MCR yang I dont love u, kadang masih ancurr , malu juga kalo bawain lagunya di panggung hihihihi. kami berniat untuk mangg8ung di acara festival UBL tanggal 23 novenber kelak, doain ya semoga lancar2 aja

Senin, 18 Oktober 2010

Ungu - Laguku

Halo semua, langsung aja ya di simak video baruku.
Video ini tentang lagunya ungu yang laguku.
Yang saya mainkan sendiri dengan gitar.

Klik DISINI untuk masuk ke youtube.

Terima kasih.